FAKTOR RISIKO PENINGKATAN TEKANAN DARAH DARI PAPARAN KEBISINGAN PADA PEKERJA DI BAGIAN PRODUKSI INDUSTRI

RISIKO PENINGKATAN TEKANAN DARAH DARI PAPARAN KEBISINGAN PADA PEKERJA DI BAGIAN PRODUKSI INDUSTRI

Penulis

  • Rizki Mustika Riswari Program Studi S.Tr Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Jurusan Promosi Kesehatan Poltekkes Kemenkes Malang
  • Nafilatul Fitri Program Studi S.Tr Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Jurusan Promosi Kesehatan Poltekkes Kemenkes Malang
  • Dany Arief Herlambang Program Studi S.Tr Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Jurusan Promosi Kesehatan Poltekkes Kemenkes Malang
  • Tavip Dwi Wahyuni Program Studi S.Tr Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Jurusan Promosi Kesehatan Poltekkes Kemenkes Malang

DOI:

https://doi.org/10.1980/jurnalteknologikonseptualdesign.v2i3.114

Kata Kunci:

Kebisingan, Tekanan Darah, Faktor Risiko

Abstrak

 Kebisingan merupakan salah satu faktor bahaya fisik yang sering dijumpai di lingkungan industri. Paparan kebisingan yang melebihi nilai ambang batas (NAB) yaitu sebesar 85 dBA/8 jam hari secara terus menerus dapat memicu peningkatan tekanan darah dan denyut nadi pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko perubahan tekanan darah pekerja yang terpapar kebisingan di tempat kerja dengan mencari kekuatan hubungan antar variabel pada pekerja perempuan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan melakukan pengukuran level kebisingan dan melakukan pengukuran darah dalam satu waktu terhadap responden yang telah dipilih secara acak.

Unduhan

Diterbitkan

03/31/2026

Cara Mengutip

Riswari, R. M., Fitri , N., Herlambang, D. A., & Wahyuni, T. D. (2026). FAKTOR RISIKO PENINGKATAN TEKANAN DARAH DARI PAPARAN KEBISINGAN PADA PEKERJA DI BAGIAN PRODUKSI INDUSTRI : RISIKO PENINGKATAN TEKANAN DARAH DARI PAPARAN KEBISINGAN PADA PEKERJA DI BAGIAN PRODUKSI INDUSTRI . JURNAL TEKNOLOGI KONSEPTUAL DESAIN, 2(3), 552–563. https://doi.org/10.1980/jurnalteknologikonseptualdesign.v2i3.114