MODEL PROMOSI KESEHATAN BERBASIS PELATIHAN KADER DAMPAKNYA TERHADAP KOMPETENSI SKRINING DAN PENCEGAHAN DIABETES MELITUS TIPE 2
PROMOSI KESEHATAN BERBASIS PELATIHAN KADER DAMPAKNYA TERHADAP KOMPETENSI SKRINING DAN PENCEGAHAN DIABETES MELITUS TIPE 2
DOI:
https://doi.org/10.1980/jurnalteknologikonseptualdesign.v2i3.109Kata Kunci:
Promosi kesehatan, pelatihan, booklet, kompetensi skrining, diabetes melitus tipe 2.Abstrak
Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) meningkat secara global dan kader kesehatan berperan strategis dalam pencegahannya, namun kompetensinya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh model promosi kesehatan berbasis pelatihan kader menggunakan booklet terhadap peningkatan kompetensi skrining dan pencegahan DMT2 pada kader di PKM Rampal Celaket. Desain quasi-experimental one group pretest-posttest digunakan dengan sampel kader yang diambil secara total sampling. Intervensi berupa pendidikan dan pelatihan selama 2 hari dengan metode partisipatif. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan: 72,5% kader masuk kategori baik untuk pengetahuan dan keterampilan setelah intervensi. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai *p* = 0,000 (pengetahuan) dan *p* = 0,005 (keterampilan). Kesimpulan: model ini efektif meningkatkan kompetensi kader. Diperlukan pelatihan berkelanjutan, supervisi puskesmas, dan kolaborasi multisektoral.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 JURNAL TEKNOLOGI KONSEPTUAL DESAIN

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.






