PENGEMBANGAN METODE IDENTIFIKASI FORMALIN PADA TAHU MENGGUNAKAN EKSTRAK BUNGA ECENG GONDOK (Eichhornia Crassipes)
METODE IDENTIFIKASI FORMALIN PADA TAHU MENGGUNAKAN EKSTRAK BUNGA ECENG GONDOK (Eichhornia Crassipes)
DOI:
https://doi.org/10.1980/jurnalteknologikonseptualdesign.v2i3.111Kata Kunci:
eceng gondok, antosianin, indikator alami, maserasi, formalin, tahu.Abstrak
Eceng gondok (Eichhornia crassipes) mengandung antosianin yang peka terhadap perubahan pH dan interaksi dengan protein, sehingga berpotensi sebagai indikator alami untuk mendeteksi formalin pada makanan berprotein tinggi seperti tahu. Penelitian ini bertujuan mengembangkan metode identifikasi formalin pada tahu menggunakan ekstrak bunga eceng gondok sebagai indikator alami berbasis antosianin. Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi dengan pelarut etanol pada variasi konsentrasi 66%, 76%, 86%, dan 96%. Uji kualitatif dilakukan dengan membandingkan perubahan warna pada sampel tahu yang direndam formalin terhadap kontrol negatif. Validasi metode meliputi uji selektivitas dan uji limit deteksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak dengan konsentrasi 96% memberikan perubahan warna paling tajam, dari kuning kecoklatan menjadi merah muda, yang mengindikasikan respons terkuat terhadap formalin. Uji selektivitas menunjukkan tidak ada perubahan warna serupa pada variasi pH, sehingga ekstrak ini selektif terhadap formalin. Uji limit deteksi menunjukkan metode ini mampu mendeteksi formalin hingga konsentrasi serendah 1%. Kesimpulannya, ekstrak bunga eceng gondok dapat digunakan sebagai alternatif indikator alami yang ramah lingkungan, murah, dan efisien untuk deteksi kualitatif formalin pada produk pangan seperti tahu.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 JURNAL TEKNOLOGI KONSEPTUAL DESAIN

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.






