DAMPAK IMPLEMENTASI APLIKASI SIGITA TERHADAP SISTEM PENCATATAN DAN PELAPORAN
IMPLEMENTASI APLIKASI SIGITA TERHADAP SISTEM PENCATATAN DAN PELAPORAN
DOI:
https://doi.org/10.1980/jurnalteknologikonseptualdesign.v2i3.108Kata Kunci:
Inovasi Kesehatan Digital; Sistem Pencatatan dan Pelaporan; SIGITA;Abstrak
Implementasi inovasi digital dalam pelayanan kesehatan masyarakat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan efektivitas sistem pencatatan dan pelaporan, khususnya pada kegiatan posyandu. Aplikasi SiGiTa hadir sebagai solusi berbasis digital yang mempermudah kader dan tenaga kesehatan dalam mengelola data serta menyampaikan informasi kepada ibu balita secara lebih cepat dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak implementasi aplikasi SIGITA terhadap sistem pencatatan dan pelaporan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-experimental melalui pendekatan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini meliputi petugas gizi Puskesmas, bidan desa, dan seluruh kader posyandu, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner untuk mengukur efektivitas sistem pencatatan dan pelaporan sebelum dan sesudah penggunaan aplikasi SIGITA, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 20–30 tahun (45%), berpendidikan SMA/sederajat (50%), dan bekerja sebagai ibu rumah tangga (71%). Nilai pretest pada sistem pencatatan dan pelaporan manual memperoleh total skor sebesar 780 yang termasuk dalam kategori kurang efektif. Setelah implementasi aplikasi SIGITA, nilai posttest meningkat menjadi 1131 dengan kategori sangat efektif
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 JURNAL TEKNOLOGI KONSEPTUAL DESAIN

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.






